Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

Menggunakan Koneksi Database MySQL Client

Kali ini Kita membahas koneksi database MySQL dengan PHP bagaimana menggunakan MySQL client untuk melakukan administrasi database di MySQL ...


Kali ini Kita membahas koneksi database MySQL dengan PHP bagaimana menggunakan MySQL client untuk melakukan administrasi database di MySQL Server.
MySQL client dijalankan dari shell atau command prompt. Di Linux Anda dapat memanggil MySQL client langsung dari shell sebagai berikut:
# mysql
Sedangkan dari Windows perintah tersebut dijalankan dari command prompt sebagai berikut:
C:\mysql\bin\> mysql
(Sesuaikan foldernya dengan path instalasi MySQL di komputer Anda) atau anda dapat menggunakan paket webserver XAMPP yang dapat anda download secara gratis. Perintah ini biasanya bisa dilakukan jika server MySQL terletak di localhost dan tidak ada password untuk user yang aktif saat itu. Perintah yang sedikit lebih kompleks adalah sebagai berikut:
# mysql –h host –u user –p
Enter password: ********
Host adalah nama host tempat server MySQL berada, dan user adalah nama user yang akan login. Setelah itu, shell atau command prompt akan berganti menjadi shell MySQL sebagai berikut:
mysql>
Perintah yang dituliskan pada shell MySQL tidak bersifat case sensitive, jadi baik huruf kapital maupun huruf kecil tidak dibedakan. Setiap perintah juga harus diakhiri dengan tanda titik koma (;) sebelum dieksekusi. Jika tidak ada tanda tersebut, maka oleh shell dianggap perintah tersebut akan dilanjutkan ke baris berikutnya. Contoh:
mysql> select * from tabel;
mysql> select *
    -> from tabel;
Kedua perintah di atas adalah ekivalen. Namun ada beberapa perintah tertentu yang bisa dieksekusi tanpa tanda titik koma, yaitu quit dan exit.
Nah, berikut ini akan diberikan operasi-operasi yang umum dilakukan di MySQL Client.
  • Memilih database
Untuk memilih database yang akan digunakan, sintaksnya adalah sebagai berikut:
mysql> use namadatabase;
Contoh:
mysql> use mysql;
  • Melihat informasi mengenai tabel dan database
Untuk melihat informasi mengenai database atau tabel-tabel yang ada pada server digunakan perintah Show. Perintah ini memiliki beberapa bentuk antara lain:
  1. SHOW DATABASES [LIKE kondisi]
  2. SHOW [OPEN] TABLES [FROM namadatabase] [LIKE kondisi]
  3. SHOW [FULL] COLUMNS FROM namatabel[FROM namadatabase] [LIKE kondisi]
  4. SHOW INDEX FROM namatabel [FROM namadatabase]
  5. SHOW TABLE STATUS [FROM namadatabase] [LIKE kondisi]
  6. SHOW STATUS [LIKE kondisi]
  7. SHOW VARIABLES [LIKE kondisi]
  8. SHOW LOGS
  9. SHOW [FULL] PROCESSLIST
  10. SHOW GRANTS FOR user
  11. SHOW CREATE TABLE namatabel
  12. SHOW MASTER STATUS
  13. SHOW MASTER LOGS
  14. SHOW SLAVE STATUS
Contoh:
mysql> show databases;
Perintah ini digunakan untuk melihat daftar database yang tersedia di server.mysql> show tables from mysql;
Perintah ini digunakan untuk melihat tabel-tabel yang terdapat pada database bernama mysql. (Secara default MySQL server memiliki sebuah database bernama mysql).
mysql> show columns from db;
Perintah ini digunakan untuk melihat kolom/field yang terdapat pada tabel bernama db yang terdapat pada database mysql. Namun sebelum Anda menggunakan perintah ini, database mysql harus dipilih dulu dengan sintaks sebagai berikut:
mysql> use mysql;
Informasi kolom/field akan disajikan dalam bentuk tabel. Berikut ini adalah contoh informasi kolom yang terdapat pada tabel db database mysql.

Field
Type
Null
Key
Default
Extra
Host char(60)   PRI    
Db char(64)   PRI    
User char(16)   PRI    
Select_priv enum(‘N’,’Y’)     N  
Insert_priv enum(‘N’,’Y’)     N  
Update_priv enum(‘N’,’Y’)     N  
Delete_priv enum(‘N’,’Y’)     N  
Create_priv enum(‘N’,’Y’)     N  
Drop_priv enum(‘N’,’Y’)     N  
Grant_priv enum(‘N’,’Y’)     N  
Reference_priv enum(‘N’,’Y’)     N  
Index_priv enum(‘N’,’Y’)     N  
Alter_priv enum(‘N’,’Y’)     N  
  • Membuat database baru
Untuk membuat sebuah database baru digunakan perintah Create Database. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
CREATE DATABASE [IF NOT EXISTS] namadatabase
Jika pernyataan If Not Exist tidak disertakan, maka apabila ternyata database dengan nama yang sama telah ada pada server, maka akan terjadi error.
Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:
mysql> create database if not exists soccer;
Query OK, 1 row affected (0.11 sec)
Perintah ini digunakan untuk membuat sebuah database dengan nama soccer. Jika sebuah database telah ada dan kita membuat database baru tanpa menggunakan pernyataan if not exist maka yang terjadi adalah sebagai berikut:
mysql> create database soccer;
ERROR 1007: Can’t create database soccer. Database exists.
  • Menghapus database
Untuk menghapus database dari MySQL server digunakan perintah Drop Database. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
DROP DATABASE [IF EXIST] namadatabase
Gunakan perintah ini dengan bijaksana, karena MySQL tidak akan memberi peringatan.
  • Membuat tabel baru
Untuk membuat sebuah tabel ke dalam database digunakan perintah Create Table. Namun sebelumnya sebuah database harus dipilih dulu dengan perintah use. Sintaks perintah Create Table adalah sebagai berikut:
CREATE [TEMPORARY] TABLE [IF NOT EXISTS] namatabel [(definisi_pembuatan,...)]
[options] [pernyataan_select]
Daftar definisi_pembuatan dari sintaks ini adalah sebagai berikut:
  1. namakolom tipedata [NOT NULL | NULL] [DEFAULT nilai default] [AUTO_INCREMENT] [PRIMARY KEY] [definisi_referensi]
  2. PRIMARY KEY (nama_kolom_indeks,...)
  3. KEY [nama_indeks] (nama_kolom_indeks,...)
  4. INDEX [nama_indeks] (nama_kolom_indeks,...)
  5. UNIQUE [INDEX] [nama_indeks] (nama_kolom_indeks,...)
  6. FULLTEXT [INDEX] [nama_indeks] (nama_kolom_indeks,...)
  7. [CONSTRAINT simbol] FOREIGN KEY nama_indeks (nama_kolom_indeks,...) [definisi_referensi]
  8. CHECK (expr)
Daftar options yang disediakan adalah sebagai berikut:
  1. TYPE = {BDB | HEAP | ISAM | InnoDB | MERGE | MYISAM }
  2. AUTO_INCREMENT = #
  3. AVG_ROW_LENGTH = #
  4. CHECKSUM = {0 | 1}
  5. COMMENT = "string"
  6. MAX_ROWS = #
  7. MIN_ROWS = #
  8. PACK_KEYS = {0 | 1}
  9. PASSWORD = "string"
  10. DELAY_KEY_WRITE = {0 | 1}
  11. ROW_FORMAT= { default | dynamic | fixed | compressed }
  12. RAID_TYPE= {1 | STRIPED | RAID0 } RAID_CHUNKS=#  RAID_CHUNKSIZE=#
  13. UNION = (table_name,[table_name...])
  14. DATA DIRECTORY="directory"
  15. INDEX DIRECTORY="directory"
Memang jika melihat sintaks di atas dijamin Anda akan pusing tujuh belas keliling. Namun sebenarnya tidak semua pilihan tersebut harus digunakan sehingga terkadang sintaks inipun bisa sangat sederhana. Jika Anda sering menggunakannya, lama-lama pasti terbiasa juga. Mudah-mudahan dengan contoh-contoh berikut Anda bisa memahaminya:
mysql> CREATE TABLE coba (
field1 varchar(10),
field2 datetime,
field3 integer(5) NOT NULL default 100);
mysql> CREATE TABLE gallery (
kode varchar(10) NOT NULL default '',
judul varchar(200) NOT NULL default '',
material varchar(200) NOT NULL default '',
warna varchar(100) NOT NULL default '',
harga varchar(12) NOT NULL default '',
keterangan tinytext NOT NULL,
namafile varchar(250) NOT NULL default '',
PRIMARY KEY  (`kode`)
) TYPE=MyISAM;
Nah sekian dulu pembahasannya, artikel selanjutnya akan kita lanjutkan dengan perintah-perintah MySQL yang lain.

-----


Pada artikel sebelumnya kita telah belajar 5 operasi yang dilakukan di MySQL Client. Masih ada beberapa lagi operasi-operasi yang masih harus dibahas. Kita akan lanjutkan pembahasan itu sekarang.
  • Memodifikasi tabel
Jika sebuah tabel sudah “terlanjur” jadi namun ternyata diperlukan modifikasi-modifikasi tertentu, digunakan perintah Alter Table. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
ALTER TABLE namatabel spesifikasi [, spesifikasi, ...]
Daftar spesifikasi yang disediakan adalah sebagai berikut:
  1. ADD [COLUMN] definisi_pembuatan [FIRST | AFTER nama_kolom ]
  2. ADD [COLUMN] (definisi_pembuatan, definisi_pembuatan,...)
  3. ADD INDEX [nama_indeks] (nama_kolom_indeks,...)
  4. ADD PRIMARY KEY (nama_kolom_indeks,...)
  5. ADD UNIQUE [nama_indeks] (nama_kolom_indeks,...)
  6. ADD FULLTEXT [nama_indeks] (nama_kolom_indeks,...)
  7. ADD [CONSTRAINT symbol] FOREIGN KEY nama_indeks (nama_kolom_indeks,...) [definisi_referensi]
  8. ALTER [COLUMN] namakolom {SET DEFAULT literal | DROP DEFAULT}
  9. CHANGE [COLUMN] namakolom_lama definisi_pembuatan
  10. MODIFY [COLUMN] definisi_pembuatan
  11. DROP [COLUMN] namakolom
  12. DROP PRIMARY KEY
  13. DROP INDEX nama_indeks
  14. RENAME [TO] namabaru
  15. ORDER BY kolom
  16. table_options
Contoh:
mysql> alter table coba add column field4 real(10,3);
Perintah ini digunakan untuk menambah kolom bernama field4 dengan tipe data real. Pada akhir perintah, MySQL akan menampilkan informasi sebagai berikut:
Query OK, 1 row affected (0.30 sec)
Records: 1 Duplicates: 0 Warning: 0
mysql> alter table coba add index f4idx (field4);
Perintah ini digunakan untuk menambahkan indeks bernama f4idx pada kolom field4.
  • Menghapus tabel.
Untuk menghapus tabel digunakan perintah Drop Table. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
DROP TABLE [IF EXISTS] namatabel
Gunakan perintah ini dengan bijaksana, karena MySQL tidak akan memberi peringatan.
  • Query Data.
Query data adalah pengambilan data dari satu tabel atau lebih. Perintah yang digunakan adalah Select. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
  1. SELECT [DISTINCT | DISTINCTROW | ALL] ekspresi
  2. [INTO {OUTFILE | DUMPFILE} 'namafile' export_options]
  3. [FROM referensi_tabel
  4. [WHERE kondisi]
  5. [GROUP BY {unsigned_integer | col_name | formula} [ASC | DESC], ...]
  6. [HAVING kondisi]
  7. [ORDER BY {unsigned_integer | col_name | formula} [ASC | DESC] ,...]
  8. [LIMIT [offset,] rows]
  9. [PROCEDURE namaprosedur]
  10. [FOR UPDATE | LOCK IN SHARE MODE]]
Ekspresi adalah nama-nama kolom yang datanya hendak diambil. Jika semua kolom hendak diambil ekspresi dapat diganti dengan lambang bintang (*). Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:
mysql> select * from coba;
Perintah ini digunakan untuk mengambil seluruh data dari tabel coba. Outputnya dapat Anda lihat pada gambar di bawah ini
output_1

mysql> select * from coba where field4 > 100;
Perintah ini digunakan untuk mengambil seluruh kolom dari tabel coba namun untuk record-record yang memenuhi syarat field4 lebih besar daripada 100. Outputnya dapat Anda lihat pada gambar di bawah ini
output_2

Bagaimana jika seandainya ingin diambil data dari 2 tabel yang saling berhubungan? Nama-nama tabel tersebut dinyatakan dengan alias. Contoh:
mysql> select t1.name, t2.salary from employee AS t1, info AS t2
    where t1.name = t2.name;
mysql> select t1.name, t2.salary from employee t1, info t2
    where t1.name = t2.name;
Pada contoh tersebut nama tabel employee diberi alias t1 dan nama tabel info diberi alias t2.
  • Menyisipkan data.
Untuk menyisipkan data baru ke dalam tabel digunakan perintah Insert. Data yang disisipkan dapat berupa data yang diambil dari tabel lain, ataupun data yang berupa nilai-nilai tertentu yang disebutkan secara eksplisit.
Untuk data yang diambil dari tabel lain, sintaksnya adalah sebagai berikut:
INSERT [INTO] namatabel [(namafield,...)] perintah SELECT
Untuk data yang disebutkan secara eksplisit, sintaksnya adalah sebagai berikut:
INSERT [INTO] namatabel [(namafield,...)] VALUES ekspresi
Contoh:
mysql> insert into cobalagi select * from coba;
Perintah ini digunakan untuk menyisipkan data ke tabel cobalagi yang berasal dari tabel coba.
mysql> insert into coba(field1,field2,field3,field4)
    values(‘xyz’,’01-01-01’,100,50.25);
Perintah di atas digunakan untuk menyisipkan data ke tabel coba dengan nilai masing-masing field telah ditentukan yaitu sebagai berikut:
field1 = ‘xyz’
field2 = ’01-01-01’
field3 = 100
field4 = 50.25
  • Mengupdate Data
Untuk keperluan update data digunakan perintah Update. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
UPDATE namatabel SET kriteria WHERE kondisi
Contoh:
mysql> update coba set field2 = ’01-02-03’
    where field1 = ‘aaa’
Perintah ini digunakan untuk memperbaharui nilai field2 menjadi ’01-02-03’ untuk record yang nilai field1-nya adalah ‘aaa’
  • Menghapus data.    
Untuk menghapus record dari tabel digunakan perintah Delete. Sintaksnya adalah sebagai berikut:
DELETE FROM namatabel WHERE kondisi
Contoh:
mysql> delete from coba where field1 = ‘xyz’;
Perintah ini digunakan untuk menghapus record dari tabel coba yang nilai field1-nya adalah ‘xyz’.
Nah, kini Anda telah belajar bagaimana melakukan operasi-operasi dasar dengan menggunakan MySQL client.
Berikut ini akan diberikan sebuah tips untuk mempermudah pekerjaan Anda. Jika perintah yang harus Anda ketikkan pada shell hanya sedikit, tentu tidak menjadi masalah. Bagaimana kalau banyak? Kalau diketikkan satu persatu, waaah capek deh.. :-D. Untuk mempermudahnya, Anda dapat menggunakan teks editor (misalnya Macromedia Dreamweaver, Notepad, gedit, vi, atau lainnya) untuk mengetikkan perintah-perintah tersebut terlebih dahulu. Jumlah yang harus Anda ketikkan memang tetap sama saja, tapi setidaknya pada teks editor terdapat fasilitas copy dan paste. Setelah itu simpan file tersebut dengan nama file berekstensi .sql, misalnya file1.sql, file2.sql, dan sebagainya.
File tersebut nantinya dapat disisipkan ke MySQL dari shell atau command prompt dengan cara sebagai berikut:
# mysql namadatabase < namafile.sql
atau
C:\mysql\bin> mysql namadatabase < namafile.sql
Pada artikel selanjutnya kita akan belajar mengenai tipe-tipe data di MySQL.


1 komentar

  1. kita juga punya nih jurnal mengenai Database Mysql silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya
    http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/1054/1/50406179.pdf

    BalasHapus