Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

Manipulasi Alur Perintah PHP

Sebagaimana bahasa pemrograman lainnya, PHP memiliki alur perintah dari atas ke bawah. Artinya, PHP akan menjalankan perintah dari baris per...

Sebagaimana bahasa pemrograman lainnya, PHP memiliki alur perintah dari atas ke bawah. Artinya, PHP akan menjalankan perintah dari baris pertama dan terus turun hingga baris terakhir. Sehingga ada kalanya perintah di bagian atas tidak jadi dilaksanakan gara-gara perintah di bawahnya. Contohnya seperti ini:
<!--?php
$nama = "Bejo Paijo";
$alamat = "Jemurwonosari - Surabaya";
$nama = "Lutvi Avandi";
echo $nama;
?-->  
Berdasarkan perintah diatas, variable $nama pertama diisi dengan nama Bejo Paijo. Namun ternyata di baris ke-5 variable $nama diisi dengan nama Lutvi Avandi. Maka ketika variable itu ditampilkan dengan perintah echo, jadinya yang muncul adalah Lutvi Avandi karena PHP menjalankan perintah yang terakhir.

Kita bisa memanipulasi alur perintah ini dengan menggunakan beberapa perintah. Diantaranya adalah:

IF…ELSE…
Manipulasi pertama adalah menggunakan perintah IF…ELSE… Dengan perintah ini, kita bisa membuat alur PHP melompati beberapa baris yang tidak diperlukan. Contohnya seperti ini:
<!--?php<br /-->
$nama = "Lutvi Avandi";<br>
if ($nama == "Lutvi Avandi") {<br>
     echo "Lutvi Keren";<br>
} else {<br>
     echo "Kamu jelek";<br>
}<br>
?><br>
<!--?pre-->  
Saat kode itu dijalankan, maka pertama variable $nama diisi dengan Lutvi Avandi. Lalu di baris berikutnya variabel ini dikenali dengan perintah IF. Jika isi variabelnya adalah Lutvi Avandi, maka tampilkan tulisan menggunakan echo Lutvi Keren. Setelah itu alur akan melompat menuju kurung kurawal dibawah echo Kamu Jelek. Sehingga perintah menampilkan Kamu Jelek diabaikan alias dilompati

Nah, jika kita mengubah variabel $nama, misalnya seperti ini:
<pre name="code" class="php"><!--?php<br /-->
$nama = "Bejo Paijo";<br>
if ($nama == "Lutvi Avandi") {<br>
     echo "Lutvi Keren";<br>
} else {<br>
     echo "Kamu jelek";<br>
}<br>
?><br>
<!--?pre--><p></p>
<p>Maka yang muncul adalah tulisan Kamu Jelek. Script akan melewatkan perintah echo Lutvi Keren karena saat dideteksi menggunakan if, isi variabelnya bukan Lutvi Avandi.</p>
<p>Selain dua opsi IF, kita bisa memberikan lebih dari 2 opsi. Misalnya seperti ini:</p>
<pre name="code" class="php"><!--?php<br /-->
$nama = "Lutvi Avandi";<br>
if ($nama == "Lutvi Avandi") {<br>
     echo "Lutvi Keren";<br>
} elseif ($nama == "Bejo Paijo") {<br>
     echo "Bejo Macho";<br>
} else {<br>
     echo "Kamu jelek";<br>
}<br>
?><br>
<!--?pre-->  
Dari kode diatas, kita bisa mengenali bahwa, pertama variable $nama diisi nilai. Lalu dengan IF kita cek nilainya. Kalau isinya "Lutvi Avandi", maka tampilkan tulisan Lutvi Keren. Kalau bukan, cek lagi apakah isinya "Bejo Paijo"? Kalau ya, tampilkan tulisan Bejo Macho. Kalau bukan juga, maka tampilkan tulisan "Kamu Jelek".

Kode elseif bisa anda ulang-ulang sebanyak apapun. Seperti ini misalnya:
<pre name="code" class="php"><!--?php<br /-->
$nomor = 5;<br>
if ($nomor == 1) {<br>
    echo 'Satu';<br>
} elseif ($nomor == 2) {<br>
    echo 'Dua';<br>
} elseif ($nomor == 3) {<br>
    echo 'Tiga';<br>
} elseif ($nomor == 4) {<br>
    echo 'Empat';<br>
} elseif ($nomor == 5) {<br>
    echo 'Lima';<br>
} else {<br>
    echo 'Maaf, saya cuma bisa ngitung sampai lima doang';<br>
}<br>
?><br>
<!--?pre-->
This entry was posted in PHP. Bookmark the permalink. Sumber

Tidak ada komentar